Jumat, 04 November 2011

Kanjeng Prabu Joyoboyo, nasihat, piwulang

Prabu Joyoboyo memang hebat untuk masa itu saja, sudah mempunyai pemikiran yang berlihan. Pada hal pada itu pendidikan belum semaju dan semodern sekarang, namun baru mengandalkan kemampuan olah rasa atau batin. Dari buah karyanya termasuk kitab dan buku-bukunya terkenal sampai sekarang, ada 21 Asmarandana, 29 Sinom, dan 216 ramalan. (sumber : http://http://id.wikipedia.org/wiki/Ramalan_Jayabaya)

Kanjeng Joyoboyo  ngendiko: dalam konteks  modern dan kontekstual, nasihat  untuk semua orang. Arahkan pikiran dan perbuatan untuk masa depan.  Selalu ada yang bisa digali dari sumber yang tetap aktual dalam kehidupan ini.
Yen dunyo iki  wis tuwo umure dadi;
1.Akeh prio podo dadi wanito
2.Akeh rondo podo nglahirake putro
3.Akeh putro seng wani marang wong tuwo
4.Akeh masjid/grejo ora tau disobo, seng disobo malah omah germo
5.Yen diajak dedongo malah semoyo
6.Seng meneng tondo rumongso, seng nguyu tondo kulino
7.Seduler sedulur mulo podo elengo, sak wayah wayah dipundut Kang Moho Kuoso
8.Ora pilih enom tuwo, mulo kuwi ojo lali ndedongo
9.Sedino kaping limo, ben iso mlebu surgo
10.Yen mlebu surgo hpne digowo, ben iso sms koro konco konco
11.Melo saiki podo tobato
12.Seng akeh njaluk pangapuro,
13.Gusti Alloh maringi berkat marang ndiko, Amin

Perenungan lebih tajam dan dalam dari pada pemikiran dengan pembatasan.


0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan memberikan komentar yang bersifat memberikan sanggahan, dan tambahan informasi atau referensi lainnya. Kami mengharapkan ada manfaat bagi anda dari websites ini. Terima kasih banyak atas kunjungan saudara.

Please provide comments that are providing rebuttal, and additional information or other reference. We expect these websites beneficial to you. Thank you very much for your visit.